“PAMALI” DALAM PERSPEKTIF FILOSOFI HUKUM

Antara Larangan Mitos dan Dampak pada Kehidupan Hukum di Masyarakat

Judul Buku: "PAMALI" DALAM PERSPEKTIF FILOSOFI HUKUM
Sub Judul: Antara Larangan Mitos dan Dampak pada Kehidupan Hukum di Masyarakat
ISBN: 978-634-04-3700-3
Penulis: Toto Cahyoto, AP. Kom, SE, SH, MH.
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 120 hlm.
Ukuran Buku: Unesco
Harga: Rp 0
Genre: non-fiksi

Sinopsis

Buku ini mengangkat tema “pamali” yang selama ini kerap dipandang hanya sebagai mitos, tabu, atau larangan tradisional, namun sejatinya menyimpan dimensi filosofis dan hukum yang mendalam. Melalui kajian filsafat hukum, penulis menempatkan pamali sebagai living law—hukum yang hidup dalam masyarakat—yang berfungsi mengatur perilaku, menjaga harmoni, dan membentuk kesadaran moral kolektif. Dengan menelusuri sejarah, perkembangan, serta variasi pamali di berbagai komunitas Nusantara, buku ini menunjukkan bagaimana larangan tradisional yang diturunkan secara lisan sebenarnya merepresentasikan nilai moral, etika sosial, bahkan kesadaran ekologis yang relevan hingga kini
Disajikan dalam sebelas bab, pembahasan dimulai dari konsep dasar pamali, hubungannya dengan norma sosial, etika, dan hukum adat, hingga relevansinya dalam hukum positif Indonesia. Penulis juga menguraikan bagaimana pamali menjadi media pendidikan tradisional, sarana kontrol sosial, serta refleksi etika kebersamaan dalam masyarakat. Lebih jauh, buku ini membandingkan pamali dengan prinsip-prinsip filsafat hukum modern, memperlihatkan bahwa norma kultural tersebut dapat menjadi jembatan antara hukum positif yang berlaku (ius constitutum) dan hukum yang dicita-citakan (ius constituendum). Dalam konteks globalisasi, pamali ditampilkan sebagai kearifan lokal yang tidak lekang waktu, mampu melengkapi hukum modern, dan memberi inspirasi untuk membangun sistem hukum nasional yang lebih berkeadilan, berakar pada budaya bangsa, sekaligus terbuka terhadap dinamika global.