KEPEMIMPINAN DAN PERAN STRATEGIS MAJELIS ULAMA INDONESIA

Judul Buku: KEPEMIMPINAN DAN PERAN STRATEGIS MAJELIS ULAMA INDONESIA
Sub Judul:
ISBN: 978-634-04-5601-1
Penulis: Dr. H. MUHAMMAD HASBIE ASHSHIDDIQI, M.M., M.Si. dan Assoc. Prof. Dr. MURSAL AZIZ, M.Pd.I.
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 194 hlm.
Ukuran Buku: A5
Harga: Rp 0
Genre: non-fiksi

Sinopsis

Buku ini disusun dengan niat tulus untuk mendokumentasi-kan perjalanan panjang dan peran penting Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mengawal kehidupan beragama di tengah masyarakat. MUI bukan hanya sekedar lembaga fatwa, tetapi juga wadah sinergi antara ulama, umara, dan umat dalam menjaga harmoni sosial serta meneguhkan nilai-nilai Islam yang moderat. Keberadaannya telah menjadi mercusuar moral yang menerangi kehidupan masyarakat dengan hikmah dan kebijaksanaan.
Pada setiap kiprah dan aktivitasnya, para ulama, tokoh, dan cendekiawan MUI menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengemban amanah dakwah dan pelayanan umat. Mereka hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengajar agama, tetapi juga sebagai penuntun akhlak, penengah dalam persoalan sosial, serta penggerak dalam pembangunan spiritual dan intelektual umat. Buku ini mencoba merekam jejak langkah mereka sebagai inspirasi bagi generasi penerus agar semangat keulamaan dan pengabdian terus terjaga sepanjang masa.
Penulisan buku ini juga dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap dokumentasi mengenai kiprah para tokoh Islam di daerah. Kontribusi mereka sangat besar dalam membangun pondasi moral dan sosial masyarakat. Melalui buku ini, penulis berharap sejarah perjuangan para ulama dan cendekiawan dapat diabadikan, agar generasi mendatang tidak kehilangan jejak dan teladan dalam memahami arti sejati dari perjuangan dan pengabdian kepada umat.
Selain sebagai catatan sejarah, buku ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi dan inspirasi bagi berbagai kalangan baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun organisasi keagamaan dalam memahami peran strategis lembaga ulama di era modern. Di tengah tantangan globalisasi, sekularisasi, dan kemajuan teknologi, MUI diharapkan tetap mampu menjaga keseimbangan antara nilai-nilai keislaman dan kebutuhan zaman, sebagaimana telah dicontohkan oleh para tokoh Tebing Tinggi dalam kiprah dan kebijaksanaannya.
Penulis menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan buku ini, khususnya kepada Dewan Pimpinan MUI Kota Tebing Tinggi, para ulama senior, dan rekan-rekan penulis yang telah memberikan informasi, dokumen, dan pandangan berharga. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang mendukung terwujudnya penerbitan buku ini sebagai bagian dari khazanah literasi Islam lokal yang bernilai historis dan edukatif.