Fenomena Pengemis dan Gelandangan Sebagai Wujud Patologi Sosial
| Judul Buku | : MARGINALISASI SOSIAL |
| Sub Judul | : Fenomena Pengemis dan Gelandangan Sebagai Wujud Patologi Sosial |
| ISBN | : Dalam Proses |
| Penulis | : Dr. Sriyana, S.Sos., M.Si |
| Tahun Terbit | : 2026 |
| Jumlah Halaman | : 291 hlm. |
| Ukuran Buku | : Unesco |
| Harga | : Rp 0 |
| Genre | : non-fiksi |
Dalam dinamika kehidupan sosial, kehadiran pengemis dan gelandangan sering kali dipandang sebelah mata, bahkan dianggap sebagai gangguan visual dan ketidaknyamanan di ruang publik. Padahal, mereka adalah bagian dari masyarakat yang mengalami marginalisasi struktural akibat ketimpangan sosial, kemiskinan, ketidakadilan distribusi sumber daya, serta lemahnya sistem perlindungan sosial dan kebijakan yang inklusif. Buku ini ingin mengajak pembaca untuk melihat lebih dalam dan lebih manusiawi, bahwa di balik wajah-wajah yang terlihat “terpinggirkan” itu, terdapat cerita tentang perjuangan hidup, keterbatasan pilihan, dan jerat sistemik yang sulit diurai.
Fenomena pengemis dan gelandangan bukan sekadar masalah sosial permukaan, melainkan bentuk nyata dari patologi sosial, gejala penyakit sosial yang timbul karena rusaknya struktur dan fungsi dalam masyarakat. Melalui pendekatan sosiologis dan refleksi kritis, buku ini mencoba membedah akar penyebab munculnya fenomena tersebut, mulai dari kemiskinan, pengangguran, keterbatasan akses pendidikan, hingga kurangnya jaminan sosial dari negara. Buku ini juga membahas berbagai pendekatan dan kebijakan yang telah diambil, serta alternatif solusi yang dapat dipertimbangkan dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan inklusif.