MAKNA MEMBUNUH

Antara Larangan dan Perintah (Perspektif Alkitabiah)

Judul Buku: MAKNA MEMBUNUH
Sub Judul: Antara Larangan dan Perintah (Perspektif Alkitabiah)
ISBN: Dalam Proses
Penulis: Dr. Zevrijn Boy Kanu
Tahun Terbit: 2026
Jumlah Halaman: 248 hlm.
Ukuran Buku: Unesco
Harga: Rp -1
Genre:

Sinopsis

Buku Membunuh: Antara Larangan dan Perintah (Perspektif Alkitabiah) karya Dr. Zevrijn Boy Kanu merupakan sebuah kajian teologis yang mendalam mengenai problematika etika kekerasan, khususnya tindakan membunuh, dalam terang kesaksian Alkitab. Karya ini berangkat dari suatu ketegangan fundamental dalam tradisi biblika, yakni adanya larangan eksplisit terhadap tindakan membunuh dalam Sepuluh Hukum Allah, di sisi lain terdapat narasi dan perintah ilahi dalam Perjanjian Lama yang tampak melegitimasi tindakan kekerasan dalam konteks tertentu.
Secara metodologis, buku ini menggunakan pendekatan hermeneutika biblika yang memperhatikan dimensi historis, linguistik, dan teologis dari teks-teks Alkitab. Analisis dimulai dengan eksplorasi terminologi “membunuh” dalam bahasa asli Alkitab, seperti ratsach dalam bahasa Ibrani dan phoneuo dalam bahasa Yunani, yang membuka pemahaman nuansial mengenai kategori-kategori tindakan kekerasan. Selain itu, penulis menegaskan nilai kesakralan kehidupan manusia sebagai imago Dei, yang menjadi dasar normatif bagi larangan membunuh.
Dalam pembahasan selanjutnya, buku ini menguraikan larangan membunuh dalam kerangka hukum Taurat serta memperdalamnya melalui ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru, khususnya dalam Khotbah di Bukit yang menekankan dimensi batiniah seperti kemarahan dan kebencian sebagai akar dari pembunuhan. Namun demikian, penulis tidak mengabaikan kompleksitas teks-teks Perjanjian Lama yang memuat perintah membunuh, seperti dalam konteks perang kudus dan hukuman mati. Oleh karena itu, analisis dilakukan dengan menempatkan teks-teks tersebut dalam konteks historis Israel sebagai bangsa teokratis.