| Judul Buku | : Nyadran |
| Sub Judul | : |
| ISBN | : 978-634-04-3405-7 |
| Penulis | : Padmono SK |
| Tahun Terbit | : 2025 |
| Jumlah Halaman | : 187 hlm. |
| Ukuran Buku | : A5 |
| Harga | : Rp 0 |
| Genre | : fiksi |
NYADRAN adalah novel seri ketiga dari trilogi. Yang pertama NYEWU, kedua MAMPIR NGOMBE dan ini yang ketiga. Di novel ketiga ini, tokoh sentralnya, Samsiwi, meninggal dunia. Dari kejadian meninggalnya tokoh sentral inilah segala permasalahan berkembang. Inilah nukilan ulasan Drs. RMH Didiet Haryadi SE, MSI, seorang aktivis politik yang juga pemerhati kebudayaan. “Novel ini walau fiksi, namun telah menggambarkan potret nyata realitas kehidupan masa kini. Rangkaian alur cerita yang kita ikuti adalah jalan bagaimana manusia dan masyarakat menjalani filsafat kultural Jawa yang hidup sampai masa kini. Realitas kehidupan ini jugalah yang terjadi ketika kaum radikal merusak makam – tetenger atau tanda – hanya karena pandangan yang sempit. Padahal makam dengan berbagai tanda atau tetenger-nya adalah persoalan orang hidup, bukan persoalannya orang mati. Lalu muncul jawaban di dalam novel NYADRAN ini ketika realitas hidup yang keras itu terjadi. Mungkin itu jugalah kehendak dari Sangkan Paraning Dumadi.
Membaca novel ini memperkaya khasanah wawasan baik spiritual maupun filsafat kultural. Dengan demikian pembacanya akan memiliki mindset yang sama tentang sebuah khasanah budaya yang dalam hal ini budaya Jawa. Trilogi ini sungguh penulisan sebuah gagasan besar yang bertolak dari realitas kehidupan sosial yang kadang miskin nilai dalam bangsa yang memiliki adat istiadat dan berkebudayaan tinggi. Karena itu penting untuk dibaca oleh semua kalangan terutama generasi muda, agar terbentuk pola pikir kebangsaan yang berbasis kebudayaan yang kuat.”
Silakan membaca!