| Judul Buku | : Yesus, Sang Teolog Terbesar Sepanjang Masa |
| Sub Judul | : |
| ISBN | : 978-634-04-3271-8 |
| Penulis | : Dr. Zevrijn Boy Kanu |
| Tahun Terbit | : 2025 |
| Jumlah Halaman | : 243 hlm. |
| Ukuran Buku | : Unesco |
| Harga | : Rp 0 |
| Genre | : agama |
Buku Yesus, Teolog Terbesar Sepanjang Masa karya Dr. Zevrijn Boy Kanu menghadirkan refleksi mendalam tentang Yesus Kristus bukan hanya sebagai objek iman, tetapi juga sebagai subjek utama dalam berteologi. Penulis menegaskan bahwa Yesus bukan sekadar tokoh religius atau pengajar moral, melainkan Teolog Agung yang mengungkapkan kebenaran Allah secara penuh melalui kehidupan, ajaran, karya, serta misteri inkarnasi dan penebusan-Nya.
Pada bagian pertama, penulis menguraikan dasar konseptual tentang siapa yang layak disebut teolog, sekaligus membedakan antara keterbatasan teolog manusia dan keunikan Yesus sebagai Teolog Ilahi. Bagian kedua menekankan landasan biblika, dengan menyoroti hermeneutika Yesus dalam menafsir Kitab Suci, pengajaran-Nya mengenai Allah sebagai Bapa, serta pewartaan-Nya tentang Kerajaan Allah sebagai realitas yang hadir sekaligus eskatologis.
Bagian ketiga menampilkan Yesus sebagai teladan berteologi melalui dialog, perumpamaan, serta karya penebusan-Nya di salib. Di sini, Yesus digambarkan sebagai seorang yang mengintegrasikan kebijaksanaan retoris, pengajaran naratif, dan tindakan penyelamatan sebagai ekspresi teologi hidup. Selanjutnya, bagian keempat mengelaborasi relevansi kontemporer, menegaskan bahwa berteologi seperti Yesus berarti menyatukan iman, karakter, dan praksis, dengan orientasi Kristosentris bagi kehidupan gereja masa kini.
Melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis Kitab Suci, buku ini mengajak pembaca untuk memandang Kristus sebagai sumber, teladan, dan tujuan dari seluruh refleksi teologis. Penulis menutup dengan seruan agar gereja dan para teolog senantiasa menempatkan Kristus di pusat iman dan doktrin, sehingga teologi tidak kehilangan arah, melainkan menjadi terang yang menuntun umat dalam menghadirkan kasih, keadilan, dan pengharapan di tengah dunia.